| Menu Content |  |
|
| Beranda |  |
|
| Berita terkini |  |
|
| Hikmah terkini |  |
|
| Artikel terkini |  |
|
| Galeri terkini |  |
|
| Buku tamu |  |
|
| Redaksi |  |
|
Memantau Riau dari
Detik demi Detik |  |
|
|
|
|
|
|
Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta. |
Jum’at, 2 Desember 2011 16:24
Hujan Deras, Sejumlah Kawasan di Bengkalis Kebanjiran
Hujan deras mengguyur Pulau Bengkalis beberapa jam. Akibatnya, sejumlah kawasan terendam banjir.
Riauterkini-BENGKALIS- Akibat diguyur hujan sejak Kamis (1/12/11) malam hingga Jum’at (2/12/11) dinihari hingga siang tadi, sejumlah pemukian warga yang berada di beberapa desa Pulau Bengkalis, mulai terendam banjir. Informasi yang diperoleh riauterkini, dikabarkan setidaknya beberapa desa di Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, dengan kondisi terparah terjadi di Desa Bantan Air, Muntai, Teluk Pambang, Kembung Luar dan Teluk Lancar. Bahkan, beberapa lokasi banjir merendam pemukiman warga hingga mencapai satu meter lebih.
“Beruntung sebagian besar rumah warga di kampung kita terdiri dari rumah panggung, kalaupun terendam hanya bagian dapur saja yang terbuat dari batu. Kendati begitu, banjir sempat juga merendam sejumlah rumah warga,” tutur Efendi, Anggota BPD Desa Kembung Luar, saat dihubungi dihubungi wartawan Jumat (2/12/11).
Dipaparkan Fendi, banjir terparah yang terjadi di Desa Kembung Luar berada di kawasan Dusun Buyung dan Parit Lapis. Karena ketinggian air sudah mencapai hingga satu meter. Bahkan badan jalan juga sudah tidak dapat dilalui oleh kendaraan. Meskipun kondisi banjir itu cepat mengalami penyurutan.
“Kenderaan tidak bisa melintas di jalan, karena beberapa lokasi kedalaman air cukup tinggi. Namun biasanya, banjir seperti ini cepat surutnya. Tapi kalau hujan terus, banjir bisa bertambah besar,” tuturnya.
Juga dikabarkan, banjir mulai merendam pemukiman warga tidak hanya di Kecamatan Bantan, banjir juga merendam sejumlah pemukiman warga yang berada di desa Kecamatan Bengkalis. Seperti Desa Temeran, Penebal, Penampi dan Pematang Duku. Dan sangat dikhawatirkan warga mengganggu aktifitas ekonomi seperti menyadap karet, karena kebun terendam banjir.
“Warga kampung seperti kami ini, dalam kondisi banjir seperti ini praktis masyarakat tidak bisa menakik getah karena kebun juga ikut banjir,” tutur Suardi warga Desa Temeran.
Sementara itu, di kawasan Kota Bengkalis, sejumlah pemukiman warga langganan banjir juga sudah mulai terendam air, seperti di Jalan Bantan Desa Senggoro, simpang Wonosari-SD 04 Kelurahan Damun dan beberapa titik lainnya.***(dik)
|
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar